Jika nantinya rancangan seperti ini dapat terlaksana maka, ketika berpergian dengan pesawat terbang kita akan mendapatkan sensasi yang sangat berbeda. Kita dapat menyaksikan pemandangan yang dilalui jalur penerbangan dengan sangat bebasnya tanpa terhalang dengan bingkai jendela, karena sebagian besar dari dinding pesawat dibuat tembus pandang.
Rancangan yang ditawarkan oleh biro desain asal Perancis, Technicom ini memang baru sebatas konsep. untuk mewujudkannya masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Paling tidak pemilihan bahan baku yang benar-benar aman dan kuat. Belum lagi masalah sinar matahari yang tentunya dapat tembus kedalam dan masih banyak masalah teknis lainnya. Kemudian penggunaan panel surya sebagai salah satu sumber tenaganya yang hingga kini masih sebatas uji coba saja.
Ada kemungkinan kenapa rancangan ini dibuat untuk pesawat jet pribadi, karena menghindari penumpang yang menderita syndrom acrophobia, yaitu syndrom yang takut akan ketinggian. maklum dengan desain Ixion ini penumpang akan dapat melihat pemandangan hampir 360 derajat atau panoramik.
Berhubung ini bukan pesawat komersial umum, maka perlengkapannya pun harus sesuai kebutuhan pemiliknya. Salah satunya diterapkannya parallax barrier technology yang dapat menimbulkan distorsi akibat lengkung dari bentuk kabin yang tembus pandang. Sedangkan perlengkapan lainnya adalah inflight video conferenceing yang dapat digunakan untuk konferensi jarak jauh. Untuk fasilitas hiburan tersedia layar lebar untuk menonton film, hingga aneka konsole game.
Nama Ixion diambil dari salah satu dewa Yunani yang berkaitan dengan cuaca. Bisa jadi nama ini diambil karena cuaca apapun yang sedang terjadi disekeliling pesawat, penumpang dapat melihatnya secara langsung dengan aman. Jika kondisi cuaca sedang baik dan kebetulan lintasan pesawat sedang melalui daerah yang indah dan menarik, maka ini menjadi sensasi tersendiri bagi penumpangnya.